Bisa dibilang tempat ini favorite saya buat desain ruangan karaokenya namanya The Rich Club adanya di Apartement Belleza Permata Hijau, Jakarta. Letaknya pas di dekat lobby apartementnya, dibawahnya dijadikan Club buat musik selatan dan diatasnya dijadikan ruang karaoke sebanyak 9 room.
Tempatnya tidak begitu besar tapi yang bikin saya kagum setelah mendapat gambar proyek untuk ruangan karaokenya yaitu disini bisa dapat dibuat 9 ruangan karaoke yang posisinya luas dan nyaman buat berkaraoke yang masing-masing ruangannya mempunyai rest room dan ada toiletnya semua roomnya, ada Bar juga dilantai ini, ruang LC ( Ladies Escort ), ruang office manager, toilet umum juga ada, ruang operator karaoke, ruang security, ruang server komputer, ruang kasir dan receptionist.
Saya dan Mr.YungYung ( Multi Eletronic ) sempet geleng-geleng kepala setelah melihat gambar proyek yang ruangan-ruangannya bisa diatur seperti begini, tidak ada sejengkal tanah pun yang disia-siakan (…kaya lagu Mansyur S aja )…. wah, kalau saya yang gambar desainnya untuk ruangan-ruangannya bisa-bisa tempat segitu cuma bisa jadi 3 room doang….he…he…he…
Luar biasanya yang mendesain ruangan tersebut yaitu Pak James yang punya tempat itu sendiri dan kata beliau gambarnya selama 3 bulan dibuatnya. Saya bingung Pak James ini Bos Karaoke apa seorang Arsitek juga, tapi yang pastinya bisa jadi pengalaman, siapa tau bisa mendesain kaya Pak James…………

Read alsoDownload Karaoke Song Here :








Saya hanya seorang manusia biasa yang berpetualang di bidang Audio Video di Jakarta, hanya sekedar iseng untuk membuat sebuah blog ini yang bercerita tentang keseharian pekerjaan saya di bidang Audio Video. 

kayaknya LCnya yang bikin ngiler.., bukan tempat karaokenya ni… :P
kang nih interior dah keren apa soundnya juga dah maksimal kang
kang tu tempat kok bisa jadi favorit kang dedi klu boleh tau tahun brapa to kang pembuatannya
kang klu kang dedi sudah pernah lihat tmpat karaoke yang favorit berarti besok2 dah bisa buat yang lebih keren malahan
kang klu desain nya sekarang kang dedi sudah tahu belum siapa yg mengerjakan nya
kang kok tempat favorit kang dedi ini ngk di kasih fotonya to kang kan saya juga pengen lihat
wah hebat para komentator gak kehabisan akal buat berkomentar gw 1harian penuh lom juga masuk 5 besar salut salut
2:
om enakan tuh dari awal pengadaan sampe finish 1 orang jadi gak beda pendapat tetep 1 fikiran…
Kalo ruangan karaoke biar ga kedengeran orang2x di luar harus pake peredam apa Kang dindingnya?
BY IDOENTEA
kang emang kang dedi juga tahu siapa yang mengerjakan ruangannya itu
kalau setting sound diruangan yang gede emang enak apalagi pengaturan ruangan emang udah menganut instalasi sound system….:hore::hore::hore:
uyeng:
uyeng:
tapi gimana kalau setting ruangan minimalis yang dibuat ruangan karaoke….???? apakah mungkin… apa gak
kang dedi sudah pernah mengerjakan tmpt karaoke yang cuman segede tmpt foto box blm yg kayak di mall itu kang
@sy4msul, apa yang dedi g bisa kang….smua pasti bisa
@sy4msul, kalau ruangan segede foto box untuk peletakan perangkat aja udah penuh kang… tapi kemungkinan bisa juga diset dengan system perangkat terpisah….:ngudut::ngudut:
kang klu kebanyakan alat juga belum tentu bagus juga kan seperti yg pernah dipostingin kang dedi itu tambahan alatnya banyak tapi suaranya malahan ngk bagus
@sy4msul, klo kebanyakan alat, trus apa bedanya sama gudang elektronik kang…
tapi untuk masalah suara yang paling bagus yg pernah di lihat kang dedi di mana kang
@sy4msul, ya pasti smuanya bagus-bagus kang wong yg nyeting kang dedi…
@sy4msul, suara kok dilihat…. :ngikik::ngikik: kalau suara biasanya didengerin kang…. bukannya dilihat…..
:
:
kang dedi mah bukan arsitek kang…:sikut::sikut:
:wow::wow::wow: bisnis adalah bisnis jadi kalau kang dedi memperkirakan 3 ruangan, owner bisa buat 9 jadi kang dedi masih terpaut 6 ruangan berarti makan garamnya kurang banyak….:ngikik::ngikik::ngikik: alias pengalamannya…ya mungkin aja pak James dulunya arsitek…. :ngelamun:
Kalau tukang sound system jadi arsitek gimana…..:mikir::mikir::mikir:
@joe, saya maklumi , soalnya itu kan bukan bidangnya Kang Dedi…:clinguk2::clinguk2:
Saya belum pernah lihat orang makan garam:ngikik::ngikik:
:ngudut::ngudut::ngudut:
@Dani_Ndoel, makasih udah memaklumi….:sikut::sikut::sikut:
tapi yang jelas kalau lihat orang makan garam udah pernah … coba aja datang ke pedalaman suku dayak kalau gak ke daerahnya suku Asmat pasti kang Dani akan melihat orang makan garam….:ngudut::ngudut:
kapan2 aku mo liat ksana kang, mo ngebuktiin skalian kayak apa seh bagusnya…
@2ram, kalau pergi kesana jangan lupa ajak-ajak kita ya kang…. kalau gak ceritanya juga boleh….:hore::hore::hore:
jadi mau pantau ke sana:mlorok:
:ngupil:
tetep dong
@HENDRA PRASTYA, cek lokasi kang … sapa tau ada inspirasi …… :ngudut: lagi….:ngudut: lagi….