Kesal Istri Jadi Purel Tak Pulang, Suami Razia ke Hotel

Kesal gara-gara istri tak pulang selepas kerja sebagai purel karaoke, Hendrik (34), bukan nama sebenarnya mengamuk di rumah kontrakannya kawasan Jalan Sunan Kalijogo, Kelurahan Latsari, Kecamatan Kota, Tuban, Kamis (11/6/2009).

Kesal Istri Jadi Purel Tak Pulang, Suami Razia ke Hotel

Sementara istrinya, Yupi (29) bukan nama sebenarnya hingga kini belum diketahui rimbanya. Yupi yang biasanya selalu pulang pukul 23.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, tidak muncul di rumah kontrakan sejak Rabu (10/6/2009) malam.

Bahkan hingga siang ini, Hendrik masih mencari keberadaan perempuan yang telah melahirkan seorang anaknya. Dia pun melakukan sweeping dari hotel ke hotel di wilayah Tuban, namun tak berhasil menemukan istrinya.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, ihwal tragedi keluarga ini bermula saat pasangan suami istri asal Lamongan itu masuk ke Tuban sejak 8 bulan lalu. Hendrik bekerja sebagai sopir carteran. Karena terbentur ekonomi, Yupi akhirnya bekerja sebagai Purel di King Karaoke di kawasan Jalan Semarang, Dusun Dasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban.

Buntutnya, Rabu (10/6/2009), Hendrik sakit di rumah kontrakan mereka. Ia sudah meminta agar Yupi izin tidak masuk kerja, namun ditolak. Buntutnya, setelah pukul 23.00 WIB, justru sang purel tidak pulang ke rumah. Setelah ditunggu hingga dinihari, malah tidak jelas keberadaannya.

Saat dihubungi ponselnya, sang istri menyatakan pulang ke rumah Lamongan. Jawaban istrinya tak dipercaya Hendrik. Terlebih, sebelum istrinya berangkat kerja sudah tahu kalau dirinya sedang sakit.

Dengan hati penuh kemarahan, Kamis (11/6/2009) pagi, pria asal Lamongan ini langsung mengamuk. Barang pecah belah dibanting. Mebel, televisi dan piranti rumah tangga elektronik hingga pakaian istrinya dilempar ke luar rumah.

Barang-barang tersebut sudah ditumpuk di luar rumah. Hendrik mengambil sebotol minyak dari dalam rumah. Niatnya akan membakar barang-barang tersebut dihalau sejumlah tetangganya. Hingga akhirnya, dia pun meninggalkan rumah mencari istrinya yang tidak pulang sejak semalam.

“Kasihan Pak Hendrik, mungkin karena dalam keadaan sakit istrinya tidak pulang sehingga marah besar. Yah namanya juga masalah rumah tangga,” kata Wartono (41), kawan dekat pasutri kepada detiksurabaya.com di sekitar rumah kontrakan Hendrik.

author
"Berilah seseorang ikan, kau akan memberinya makan sehari. dan Ajarilah ia memancing, kau akan memberinya makan selamanya."

Related Post "Kesal Istri Jadi Purel Tak Pulang, Suami Razia ke Hotel"

Mengusir Stres dengan Berkaraoke
Siapapun kita, tidak menutup kemungkinan terkena wabah
Memilih Amplifier yang Tepat dan Berkualitas
Banyak jenis Amplifier yang beredar dipasaran, tentunya
Amplifier DX-288 G3, Pilihan Bijak untuk Koneksi Internet
Better Music Builder semakin memantapkan posisinya sebagai
Inovasi Baru Browsing Internet dengan VOD-600 Hard Disk Drive Video Player
Kemajuan teknologi membuat kita semakin pintar memanfaatkan

Leave a reply "Kesal Istri Jadi Purel Tak Pulang, Suami Razia ke Hotel"

[+] kaskus emoticons