Mau Saya Temani Karaoke, Om?

Segerombolan perempuan-perempuan muda cantik berkumpul didepan tempat karaoke. Dan disaat beberapa laki-laki memasuki tempat tersebut, biasanya kata-kata seperti diatas akan keluar dari bibir-bibir mungil mereka yang penuh gincu, sambil mata mereka bersinar-sinar penuh makna. “Mas mau saya temani mas, atau om butuh ditemani karaoke-nya om”. Apa yang mereka lakukan setelah itu? Yah tergantung kesepakatan merekalah.

Mau Saya Temani Karaoke, Om
Ilustrasi diatas sering terdapat ditempat karaoke yang banyak bertebaran di kota-kota besar di Indonesia. Biasanya mereka para mbakyu-mbakyu cantik peneman karaoke ini dapat pula memberikan service tambahan. Tambahannya apa yah terserah negosiasi penikmat dan pemberi service. Saya tidak akan membahas tentang para perempuan cantik peneman karaoke ini diartikel saya, tapi saya ingin membahas karaoke secara umum.

Semua tahu kan karaoke. Siapa diantara kalian yang senang akan hobi yang satu ini? Hobi karaoke alias bernyanyi diiringi musik dan lyric lagu yang menjadi petunjuk ini sebenarnya positif dan bagus. Saya pernah membaca bahwa dengan menyanyi bisa mengurangi stress. Lagipula aktifitas bernyanyi itu juga menyenangkan, membuat kita relax dan juga merupakan hiburan yang asyik. Apalagi di Indonesia karaoke sudah menjadi salah satu alternative hiburan. So sebelum ataupun di saat stress melanda, yuk kita sambar mike dan mulai berkaraoke. Nggak perduli suara kita bagus ataupun hancur, bernyanyi itu bukan hanya monopoli untuk orang-orang bersuara bagus. Walaupun kualitas suara anda seperti kucing keinjek nggak jadi masalah toh anda memang bukan penyanyi professional (asalkan jangan sampai suara anda seperti kucing kawin, kalau ini siap-siap diprotes tetangga).

Saya juga kurang tahu bagaimana awalnya tempat-tempat karaoke di kota-kota besar di Indonesia menyediakan jasa peneman karaoke. Tapi yang saya tahu para perempuan-perempuan cantik peneman karaoke ini bisa membuat acara berkaraoke menjadi lebih meriah dan fun.

Saat saya masih bekerja di Jakarta dulu kami sering mengadakan pesta karaoke dengan orang-orang kantor dan juga memesan 1-2 orang peneman karaoke. Tapi karena ada saya dan teman perempuan lain, para lelaki teman kantor dan bos saya berusaha jaim alias jaga image di depan kita. So mbakyu peneman karaoke-nya memang hanya sebagai pemeriah suasana. Tapi ada kalanya para lelaki teman kantor dan juga bos mereka pergi karaoke nggak mau ngajak kita-kita yang perempuan, kalau sudah seperti ini kita yang perempuan udah mahfum deh bahwa mereka mau lebih berasyik masyuk dengan para peneman karaoke ataupun penari stripper yang bisa juga anda pesan di tempat-tempat penyedia karaoke jenis ini.

Ada juga tempat karaoke yang memang hanya menyediakan tempat untuk bernyanyi karaoke tanpa embel-embel pelayanan extra lainnya. Biasa juga disebut family karaoke. Dari bangunan dan dekorasinya juga sudah terlihat sekali kalau tempat karaoke jenis ini memang ditujukan khusus untuk bernyanyi karaoke. Merupakan pilihan yang tepat untuk anda membawa keluarga dan kerabat untuk berkaraoke ditempat seperti ini (ayo jangan sampai salah pilih tempat yah).

Selain tempat-tempat seperti diatas yang memang menyediakan service untuk karaoke. Di Indonesia juga sudah mendarah daging jiwa berkaraoke ini baik dirumah-rumah pribadi maupun setiap ada acara seperti saat acara ulang tahun, acara arisan, bahkan disaat ulang tahun kemerdekaan setiap 17 Agustus-an pun ramai dimana-mana adanya lomba karaoke.

Kalau pengalaman saya sendiri dengan karaoke, dulu sewaktu saya masih jadi anak kost di Jakarta, ditempat kost kami juga banyak yang hobi berkaraoke ini. Apalagi buat klub jomblo and jablai di kost, biasanya mereka juga senang berkaraoke di hari-hari libur. Dengan suara-suara yang aduhai bikin kuping tetangga sakit kami mulai beraksi layaknya penyanyi professional. Terkadang malahan lengkap pakai gaya segala. Ada juga teman yang hobi berkaraoke lagu daerah, lagu dangdut maupun India. Buat saya lagu apapun jadi walaupun nggak tahu lagunya, yang penting fun dan meriah.

Pengalaman saya berkaraoke di Vancouver, saya sempat bekerja menjadi sekretaris disini dan kebetulan bos saya yang bule Kanada berulang tahun dan mengundang kami semua hang out di pub. Kebetulan di pub tersebut memang ada karaoke night seminggu sekali. Memang bos saya itu sengaja memilih pub tersebut karena rupanya doi memang setiap minggu kesana untuk berkaraoke. Wuaduh kalau ditempat karaoke di Indonesia bentuknya kamar per kamar private jadi kalaupun kita bernyanyi dan suara kita agak-agak memprihatinkan masih bisa cuek, tapi disini apabila kita bernyanyi semua orang di pub tersebut akan ikut mendengarnya, whihihi ampun deh. Apalagi si bos bilang ayo semua gantian nyanyi satu persatu itung-itung hadiah buat si bos.

(uhhh tau gitu sayakan nggak perlu beli hadiah aja buat doi, kalo ginikan saya jadi double ngasih hadiah hehe..).

Saya yang biasanya cuek mendadak jadi ciut juga. Nggak pernah selama ini nyanyi didepan banyak orang nggak dikenal begitu manalagi saya tahu suara saya pas-pasan. Tapi begitu saya mendengar dua orang teman kerja yang nyanyi duluan suara mereka juga terdengar menyedihkan akhirnya timbul juga rasa PD saya. So begitu tiba giliran saya, dengan dengkul agak gemetar dan deg-degan saya coba juga berkaraoke didepan pengunjung pub tersebut. Hasilnya yah begitulah untungnya para pengunjung pub tersebut sebagian besar dalam keadaan tipsy hihihi..

Beberapa tahun yang lalu juga saya diundang pesta oleh teman saya yang berkebangsaan Filipina. Ternyata mereka juga menyukai karaoke, malahan mereka menggunakan magic mike ataupun magic sing yaitu mike untuk berkaraoke yang dimasukan chips berisi lagu-lagu ke dalamnya. Jadi nggak perlu repot lagi menggunakan DVD player. Apalagi didalam chips itu bisa berisi ribuan lagu dan kita bisa juga membeli chip tambahannya pula, wow lebih asyik dan gampang dibawa kemana-mana. Saya coba cari di Jakarta tapi belum ada tuh (beberapa tahun yang lalu yah, nggak tahu kalau sekarang). Untung akhirnya saya punya teman Indonesia yang mempunyai teman Filipina seorang pramugari, sehingga saya dan beberapa teman yang lain bisa titip beli magic mike ini di Filipina. Sebenarnya ada yang jual kok di Vancouver tapi harganya masih muahal sekali (maklum deh saya penganut aliran ngirit asal happy).

Semenjak punya magic mike itu, lebih asyik dan gampang buat saya berkaraoke. Teman-teman Indonesia yang tinggal di Vancouver pun setiap ada acara senang berkaraoke. Saya karena memang urat malunya yang hampir putus nggak pernah ketinggalan menyambar mike dan dengan PD nya nyanyi (walaupun saya akui dan teman-teman saya dari dulu juga bilang suara saya nggak bagus tapi paling nggak, nggak bikin orang yang punya migrain jadi kambuh migrainnya). Begitu pula saya perkenalkan magic mike dan kebiasaan karaoke ini kepada sitante dan sitante bule teman akrab saya. Mereka yang tadinya nggak terbiasa berkaraoke akhirnya jadi suka dan bernyanyi dengan semangat membara.

Biasanya disaat udara diluar nggak bagus untuk jalan-jalan seperti disaat musim dingin, kami berkumpul didalam rumah dan nggak ketinggalan berkaraoke. Walaupun kalau sedang berkaraoke dengan sitante-tante saya suka bingung dengan pilihan lagu mereka. Ya karena lagu-lagu yang mereka pilih lagu zaman kuda suka gigit-gigitan, lagu disaat mungkin kakek saya sedang merencanakan perang gerilya terhadap nenek untuk menghasilkan papa saya. Tapi buat saya sih asyik-asyik aja, paling nggak jadi tahu lagu-lagu jaman purbakala hehe..

Nggak ketinggalan saya juga merayu-rayu suami supaya ikutan berkaraoke. Tadinya suami saya nggak suka karaoke, dari dulu sewaktu doi sempat tinggal di beberapa negara Asia kebetulan juga punya teman-teman kerja yang senang karaoke. Tapi suami saya biasanya hanya menemani mereka dan ikutan makan (nggak tahu deh yang doi maksud makan ini makan apa, makan makanannya atau makan peneman karaokenya hihihi..). Tapi karena sekarang punya bini yang kek cacing kepanasan dan suka berkaraoke di rumah, alhasil suami saya juga ikutan menyambar mike dan bernyanyi dengan PD-nya. Tetapi ya ampun ampun saya menyesali kenapa harus ngerayu-rayu suami ikutan karaoke yah. Karena disaat doi nyanyi berkaraoke suaranya itu lho saya suka bingung ini nyanyi apa lagi meraung sakit gigi, mirip lolongan srigala haus cinta tengah malam buta, mana musiknya kemana, teksnya kemana, suara suami kemana huaduhh biyunggg. Sehingga di saat suami lagi in action dengan magic mike saya terkadang pura-pura sibuk ngapain begitu. Kalau nggak saya bisa ketawa terbahak-bahak ataupun langsung nyambar ear plug karena nggak tahan mendengarnya. Dalam hati saya suka minta maaf sama tetangga saya atas polusi suara yang tercipta dari rumah saya ini hehe..

Karaoke memang telah meresap disegala kalangan. Baik yang tua, muda, anak-anak, orang yang punya duit bertumpuk, yang punya hutang bertumpuk, yang punya simpanan bertumpuk suka berkaraoke.

Menurut saya sendiri karaoke merupakan hobi yang asyik dan fun. Gimana kalau menurut Kokiers yang lain?

Yuk daripada manyun mending kita berkaraoke. Om mau saya temani karaoke, om?

Dch – Kanada

author
"Berilah seseorang ikan, kau akan memberinya makan sehari. dan Ajarilah ia memancing, kau akan memberinya makan selamanya."

Related Post "Mau Saya Temani Karaoke, Om?"

Mengusir Stres dengan Berkaraoke
Siapapun kita, tidak menutup kemungkinan terkena wabah
Memilih Amplifier yang Tepat dan Berkualitas
Banyak jenis Amplifier yang beredar dipasaran, tentunya
Amplifier DX-288 G3, Pilihan Bijak untuk Koneksi Internet
Better Music Builder semakin memantapkan posisinya sebagai
Inovasi Baru Browsing Internet dengan VOD-600 Hard Disk Drive Video Player
Kemajuan teknologi membuat kita semakin pintar memanfaatkan

Leave a reply "Mau Saya Temani Karaoke, Om?"

[+] kaskus emoticons