Penyebab kerusakan Speaker dan Cara Mengatasinya

Jika kita akrab dengan dunia sound system, pasti kita pernah mendengar istilah speaker jebol. Speaker yang jebol berarti rusak serta tidak mampu menghasilkan suara yang normal. Penyebab kerusakan speaker sendiri bisa terjadi karena beberapa faktor. Pada umumnya  kerusakan speaker ada 2 jenis yaitu kerusakan mekanik dan kerusakan elektrik.

Penyebab kerusakan Speaker dan Cara Mengatasinya

Kerusakan mekanik

Kerusakan ini disebabkan karena kesalahan frekuensi yang masuk pada struktur speaker. Artinya, speaker mendapat frekuensi besar yang tidak mampu dijangkau oleh speaker. Contohnya sebuah tweeter diberi kapasitas sinyal 30Hz. Sedangkan frekuensi tweeter biasanya memiliki jangkauan rata-rata 3000Hz hingga 20.000Hz. Dari keterangan tersebut bisa disimpulkan bahwa kerusakan speaker terjadi karena frekuensi yang masuk terlalu rendah.

Dalam kondisi seperti ini subwoofer juga bisa mengalami nasib yang sama. Contohnya subwoofer yang direkomendasikan memakai box volume 1 cubicfeet. Tapi kadang kita menginginkan suara bass lebih deep, maka kita pakai box 2 cubicfeet. Memang benar, suara bass terdengar lebih deep, tapi kondisi tersebut membuat subwoofer cepat rusak. Hal ini disebabkan karena sistem suspensi mengalami kerusakan akibat gerakan subwoofer yang terlalu bebas. Semakin besar volume box yang digunakan, semakin rendah tahanan yang dimiliki terhadap gerakan subwoofer, sehingga semakin rendah suara bass yang keluar, semakin tinggi resiko subwoofer menjadi jebol.

Jika kita ingin merubah volume cubicfeet, kita bisa merubahnya tidak lebih dari batas toleransi sebesar 25%. Misalnya, jika subwoofer merekomendasikan menggunakan box volume 1 cubicfeet, kita bisa mengakalinya dengan volume box 0,75 hingga 1,25 cubicfeet supaya aman. Ingat, kita juga tidak boleh salah ketika membuat pipa ported. Jika kita salah, frekuensi menjadi terlalu rendah dan subwoofer bisa jebol karena pipa ported berfungsi untuk membatasi tinggi rendah frekuensi.

Kerusakan elektrik

Kasus kerusakan jenis ini disebabkan daya berlebihan yang masuk ke speaker dan terjadi terus menerus dalam jangka waktu lama. Contohnya speaker memiliki power 100 watt tapi kita paksakan dengan daya 500 watt. Jika hal itu terjadi terus menerus voice coil speaker bisa menjadi panas dan hangus.

Solusinya, kita bisa mengatur gain amplifier, crossover, equalizer serta memeriksa volume box. Kita harus memastikan kinerja semua komponen tidak melampaui kemampuan speaker. Untuk mengetahi batas maksimal kemampuan speaker, kita bisa membacanya pada manual book yag biasanya terdapat dalam dus kemasan.

author
"Berilah seseorang ikan, kau akan memberinya makan sehari. dan Ajarilah ia memancing, kau akan memberinya makan selamanya."

Related Post "Penyebab kerusakan Speaker dan Cara Mengatasinya"

Cara Memperbaiki Microphone Kabel
Seperti yang kita tahu, ada 2 jenis
Tips Menyambung Kabel Menggunakan Solder
“Menyambung kabel menggunakan solder”. Kalimat ini sepintas
Cara Memilih Speaker Multimedia
Memilih speaker memang bukan masalah sulit, tapi
Mendesain Ruang Karaoke Kedap suara
Memiliki ruangan pribadi seperti ruang keluarga dengan

Leave a reply "Penyebab kerusakan Speaker dan Cara Mengatasinya"

[+] kaskus emoticons