Beberapa hari yang lalu di panggil sama seorang bos yang punya tempat hiburan discotik di wilayah jakarta barat, ngga begitu gede tempatnya tapi lumayan nyaman buat ajeb – ajeb di bulan puasa….he…he…he…
Disana ingin di setting lagi audionya tetapi terbentur perangkat digitalnya yang terpassword oleh orang audio yang menyeting tempat itu sebelumnya. Perangkat tersebut yaitu loudspeaker management keluaran Behringer type DCX 2496.
Loudspeaker management ini berfungsi mengatur semua pemakaian amplifier di tempat tersebut…. fitur – fiturnya lain kali akan saya bahas….oh iya…., perangkat ini juga sekarang banyak di pakai di tempat – tempat karaoke yang sudah memakai produk – produk audio profesional.
Oke…sekarang mari kita coba ngecrak perangkat ini…..mudah – mudahan bermanfaat bagi tempat – tempat karaoke yang sudah memakai perangkat ini dan di lock oleh tukang setting audionya :
Masalah frequensi pada tata audio kita sering menjadi salah satu faktor yang sangat penting dalam membangun sebuah karakter suara yang kita inginkan dan sering kali kita sangat membutuhkan adanya sebuah equalizer yang dapat membantu mengatasi permasalahan ini.
Setelah kemarin saya udah ngebahas tentang masalah oktaf dan nilai frequensi yang terdapat pada tombol geser sebuah fader, maka kali ini saya mau ngebahas beberapa fungsi tombol yang biasanya terdapat di equalizer.
Ok…langsung aja karna bentar lagi saya mau jalan mencari sesuap nasi…
Fader :
ini yang kemarin udah kita bahas, fungsinya buat nambahin dan ngurangin sebuah frequensi tertentu yang kita inginkan dengan menggeser atau memutar salah satu tombolnya.
Seperti janji kemarin topik ini mau saya lanjut, tapi sebelumnya kalau belum mengenal apa itu equalizer bisa lihat di artikel kemarin…klik disini.
Kali ini saya ingin membahas tentang asal usul nilai oktaf dan frequensi yang di berikan pada beberapa equalizer. Seperti equalizer 31 band yang sering kita sebut equalizer 1/3 oktaf atau equalizer 10 band yang sering kita sebut dengan equalizer 1 oktaf, dan lain sebagainya.
Ok…saya paling ngga doyan sama teori dan pastinya nanti akan bertele – tele, karena saya selalu ingin menciptakan mudahnya belajar audio seperti mudahnya kita membuat segelas kopi…seperti sekarang…
Kita langsung aja ke topik pembahasan…sorry, bentar ngopi dulu…sruuppppp ?!…mau…, bikin dulu baru baca…he…he…he…
Ingat dan jangan lupa…kemarin saya bilang batas pendengaran telinga manusia hanya sebatas 20 hz – 20.000 hz, jadi tidak akan mungkin sebuah pabrikan akan membuat equalizer dengan mempunyai jumlah fadernya sebanyak ini…mau sepanjang apa bentuknya kalau di buat equalizer seperti itu….
Untuk itu equalizer ini di perkecil atau di gabungkan frequensinya ( tidak semua frequensi di sertakan tapi di wakilkan ) sehingga mendapatkan nilai frequensi seperti kita lihat di tiap equalizer ada tulisan 20hz, 40hz, 80hz, 160hz, dan seterusnya.
Nah disetiap tulisan itu ada fader yang mengaturnya dan antara fader satu ke fader yang lainnya kita sebut dengan oktaf.
Kesimpulannya semakin banyak frequensi yang bisa di adjust di sebuah equalizer, semakin akurat dan selektiflah sebuah equalizer dapat menunjukan kemampuannya, sehingga memudahkan kita untuk membentuk karakter audio yang baik melalui equalizer ini.
Continue
Mengingat software karaoke versi 4 yang baru aja keluar, dengan fitur terbarunya yaitu sudah di lengkapi dengan equalizer untuk ini saya ingin berbagi pengetahuan saya mengenai equalizer.
Equalizer banyak beredar di pasaran dan yang paling biasa kita liat equalizer yang bentuknya mirip kaya grafik, makanya di sebut equaliser grafik atau lebih kerennya Grafik Equalizer…liat di atas gambarnya kalau masih belum kenal….
- Wew..itu mah gambar equalizernya software panzhano kang…?
- Oh, iya…neeh yang di bawah….maklum sekalian promosi…
Fungsi utamanya adalah mengatasi segala macam masalah yang berhubungan dengan frequensi. Dan sangat berhubungan erat dengan respon telinga pendengaran kita yang hanya merespon sekitar 20 Hz sampai 20 Khz.
Untuk itu sebuah equalizer grafik di ciptakan terdiri dari beberapa tombol pengatur yang mewakili masing – masing frequensi tadi. Nah….tombol pengatur ( yang di geser turun naik ) itu kita sebut dengan slide control atau band atau kalau saya sering kebiasaan nyebutnya dengan kata fader… Continue
Padahal seharusnya postingan lanjutan ini kemarin di buatnya, abis pulang dari mencari recehan…trus makan sop kaki di jalan biak, mau mampir di harmoni istirahat sambil mau buat artikel lagi…
Eh, ada kabar dari penyedia hosting kalau jangan update blog dulu karena servernya masih dalam tahap upgrade…yaudah akhirnya hari ini baru bisa….sorry deh….
Kita langsung aja lanjut yang kemarin……
Setelah perangkat karaoke yang kemarin dah di beli ada beberapa langkah yang harus kita lakukan yaitu :
Tentukan dimana posisi perangkat karaoke ini akan di letakan, ini semua kalau bisa berkoordinasi dengan orang rumah karena menyangkut interior dan posisi uenak…..!?’ di pandang mata.
Di sini kita akan membutuhkan sebuah rak atau meja untuk meletakan sistem karaoke kita. Di usahakan menempatkannya di buat agar memudahkan pengoperasiannya, dan yang perlu di ingat usahakan bagaimana caranya agar perkabelannya berada di belakang rak tersebut dan tidak terlihat berantakan.
Dalam memilih rak yang tadi di atas, di usahakan yang mempunyai unbalance atau ada skatnya atau ada pembatasnya. Hal ini nantinya akan membuat penyusunan komponennya terlihat rapih. Continue
Kalau mau membangun sebuah sistem karaoke langkah pertama yang paling utama adalah pemilihan alat atau perangkatnya.
Kita bisa langsung mengunjungi ke toko – toko yang menjual perangkat karaoke ini, supermarket atau di mencari di internet.
Kalau semua perangkat atau komponen buat karaokean udah di miliki atau kalau masih belum mengerti bagaimana milihnya, bisa liat artikel saya yang ini System Home Karaoke Kayanya Cuma Ini…Deh….?! . Sekarang mari kita mulai beralih untuk merangkai perangkat – perangkat karaoke menjadi sebuah sistem karaoke yang baik.
Adalah salah satu tempat hiburan yang letaknya di Jl. Bulevard Timur Raya, Kelapa Gading Jakarta. Tempatnya strategis dan parkirannya luar biasa luasnya, terdiri dari satu buah lounge yang cukup besar dan sepuluh ruangan karaoke didalamnya.
Tempat ini dikelola oleh Mr. Toni Nasution sebagai Managernya beliau yang berperan aktif dalam berdirinya tempat ini dari mulai proyek sampai operasional sekarang.
Untuk seluruh perangkat soundnya di ruangan karaokenya memakai power amplifier BMB DAX 55pro, speaker BMB CS 450, speaker subwoofer aktif BMB 12SW, dan microphone infinitty yang merupakan salah satu mic yang tahan dibanting walaupun dilempar dari lantai 3 sekalipun mic ini tidak rusak dan masih Continue
| active 2-way enclosure | EX10A |
| 2-way vented enclosure | EX10P |
| active 2-vay vented enclosure | EX12A |
| active 2-way vented wedge enclosure | EX12MA |
| 2-way vented wedge enclosure | EX12MP |
| 2-way vented enclosure | EX12P |
| active vented enclosure subwoofer | EX12SA |
| vented enclosure subwoofer | EX12SP |
| active 2-way vented enclosure | EX15A |
| active 2-way vented wedge enclosure | EX15MA |
| 2-way vented wedge enclosure | EX15MP |
| 2-way vented enclosure | EX15P |
| active vented enclosure subwoofer | EX15SA |
| vented enclosure subwoofer | EX15SP |
| active vented enclosure subwoofer | EX18SA |
| vented enclosure subwoofer | EX18SP |
| Quasi 3 way vented enclosure | EX215P4 |
| vented enclosure subwoofer | EX218SP4 |
| 12” active subwoofer with power output 10” satellite | EXKIT1210 |
| 15” active subwoofer with power output 10” satellite | EXKIT1510 |
The M Series compact audio mixers represent PROEL’s response to the most advanced requirements of musicians, installers, clubs and audio services. Born out of the cooperation of audio enthusiasts and a team of mechanical, electronic, and digital designers.
The M Series mixers have been designed to meet all of your needs, and every single detail has been carefully thought out to make them easy to use
and extremely efficient. MIX series includes 3 compact 1 rack 19” mixers, with automatic function control of the microphones input, particularly suitable for fixed installation.
After a detailed development of technical specifications, aesthetics and production methods, PROEL customers can finally rely on an exclusive and innovative series of digital signal processors, with extra features like USB Remote Control Software and Tap Delay.
A range of two and four channel professional audio amplifiers designed for all applications, from live performance to fixed installation, and constant line transformers. Continue
You can subscribe to Karaoke Blog by e-mail address to receive news and upates directly in your inbox. Simply enter your e-mail below and click Sign Up!
| Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat | Sun |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Aug | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||
Silahkan untuk mengisi form register untuk bergabung di Karaoke Blog, karena kawan - kawan akan banyak mendapat keuntungan bergabung di sini...Terima Kasih